Tampilkan postingan dengan label blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogging. Tampilkan semua postingan

Kamis, April 30, 2009

Tentang ignoring those 'who the hell are you'

Akhirnya setelah 6 bulanan join di facebook, malam ini saya akan ngomel sepuasnya disini. POSTINGAN INI MUNGKIN AKAN MENYINGGUNG BEBERAPA PIHAK. Mohon maaf sebelumnya.....

Weeks ago, salah satu temen saya menyampaikan keluhan via status di FB-nya.
Intinya : bingung ngadepin orang-orang ga dikenal yang suka nge-add ga jelas juntrungannya, ga pake introduction message, dll.
Hari ini, salah satu murid juga menuliskan uneg-uneg yang sama. Intinya : mau approve kok ya males... mau ignore/reject tapi sungkan.

Sungkan? Mereka aja nge-add sembarangan, kenal kagak, pernah ketemu juga kagak, asal nge-add doang... gitu mereka gak sungkan? Kok kita yang mau memproteksi data pribadi dan foto kita [di akun FB/ FS] dari penglihatan orang asing.... malah sungkan??

Orang Indonesia emang bawaannya gitu kali ya? Sungkan untuk hal yg sebenarnya ga perlu.

Gak cewek usia 17 kayak , gak temen saya yang udah hampir 1/4 abad... kenapa sih mesti sungkan nolak/reject/ignore invitation dari orang yg ga dikenal dan ga pake kulonuwun?

Your FB or FS's profile tuh kayak your online CV. Malah lebih ke 'kamar pribadi' kalian di dunia maya. Tolonglah, jangan polos-polos napa? Waspada dan protek diri kalian! Mulai data diri, sekolah, sampe tanggal lahir ada disini . Saya mah ogah kalo harus kasih tanggal lahir asli di dunia maya, what for? Mendingan pas ultah sepi dari ucapan selamat, daripada kudu naruh tanggal lahir asli di dunia maya.

Bagi yang punya kartu kredit, malah haram hukumnya nulis tanggal lahir asli yang bisa dibaca ama semua orang!

Itu baru data diri [tempat kerja, sekolah, tanggal lahir]. Foto-foto mulai dari pose normal, pose ajaib, sampek yg nekad kutungan + rok mini atao ber swimsuit ria juga ada .

Tentang foto-foto seksi: eh mbak.... tau..tau.. situ bodinya bagus, sini mah gak sirik ya... tapi kalo emang ga niat 'jualan' or meski situ 'desperately single', mendingan disimpen di folder pribadi aja deh di komputer, foto kyk gitu....digrab dan dipasang di situs porno baru tau rasa! Trust me...shit DOES happens, darling. And this online world is far more dangerous than the real one!
We have to protect our personal information and our account. It's a must. Apalagi buat yang udah ngerasa jengah dengan invitation dan add-add ga jelas itu.

Honestly, I find a weird weird pleasure in ignoring or rejecting invitations from those strangers. Kalo dulu mah masih mau repot2 kirim pesan, "Halo ini siapa ya? Maaf kok ga familiar wajah dan namanya? Have we met? bla bla bla.."

Saiki yo males rek kirim pesan kayak gitu, wasting time. Sana asal nge-add, dikata sini ga bisa asal meng-ignore? Klak-klik aja, ignore-all aja, hahaha... Toh kalo situ butuh, situ bakalan add lagi dan maybe, the next add will include an introduction message.

Misal kalian bertamu kerumah orang, selalu kulo-nuwun dulu kan? "Assalamualaikuuuummm... Permisi saya anu, boleh masuk gak?" Nah kenapa ga memakai prinsip yang sama untuk 'bertandang' ke rumah maya or akun FB orang laen? [kalo blog, laen lg ceritanya karena itu bacaan untuk umum kecuali blog yang memang butuh password atau special for members or invited-readers only]

Dari sekian banyak [ga sampe ratusan sih, paling baru masuk angka 20-30] invitation yang dengan PUAS saya reject/ignore, ga ada tuh yang sampe nge-add lagi dan marah-marah karena ngira saya sok. Eh, sori ya, sini bukan cuman SOK tapi juga PILIH-PILIH...

Kenapa ga di-add aja sih Ms? Lumayan buat nambah teman baru. Kamu! Kamu mungkin niat nambah teman baru, meski setelah kamu add, buntutnya juga paling dia cuman nyapa 'thanks for approve' doank trus ga ada kabarnya! Ya kan?! Berapa banyak sih yang lantas bener-bener berniat untuk me-maintain hubungan pertemanan dengan orang asing itu dengan cara ngobrol via wall/ personal-message dll? Ngaku aja deh...

Sekali lagi, dengan gak sungkan-sungkan... saya emang SOK dan PILIH-PILIH for a very good reason : protecting my photos and personal data [meski itu cuman sekedar, 'kerja dimana'] Dih... saya mah buka akun di FB bukan buat menjalin pertemanan dengan orang asing. Murni buat menjaga hubungan dengan teman-teman lama aja.

Dan buat yang ngerasa sering ngobrol di dunia nyata ama saya, tapi masih saya reject/ignore juga disini, maaf ya... foto sih boleh dikenali... tapi namanya kok ga pake nama asli ya? Hmmm... tolong deh, nama cute yet gak jelas- gak jelas itu, SIMPEN aja buat di FS. Stop that habit, please! Bukankah 'adat' di FB sini adalah menyantumkan nama asli kita?

Sori nih kalo ada yang ga berkenan. Mau protes? Silahkan, this is a free media, free world. Komennya kan ga saya tutup. Situ ga harus se-pendapat sama saya. Tapi tolong sama-sama kita perluas wawasan, bahwa ga semua orang itu sepikiran sama kita. Satu gaya sama kita. Meski kita bisa an sering menerima invitation dari orang yang dikenal dan ga pake introduction message, HARGAILAH perbedaan bahwa ga semua orang bisa begitu. PAHAM? Saya sih paham. Makanya sekarang saya ga se-kaku dulu lagi. Sekarang, asal fotonya saya kenali atau nama-nya familiar, saya pasti nge-add gak pake banyak cincong kayak dulu lagi. Ga pake ngomel lagi di status.

Yuk ah... udah malem... Komen ditunggu, monggo.... asal santun aja... kalo nggak sopan ya saya delete... repot amat. Buat yang mau copy-paste tulisan ini, yak silahkan saja... cantumin sumbernya ya [link balik ke blog saya]

Rabu, April 22, 2009

Ciri-ciri Hoax part 2

Semua pengguna internet, bertanggung-jawab untuk mencegah tersebarnya berita bohong atau HOAX!

Sumber dari pandu32[dot]blogspot[dot]com:

Salah satu ciri hoax adalah timbulnya efek berantai. Ya, memang itulah maksud dan tujuan dari hoax, Tanpa peduli isinya, hoax menginginkan penerimanya untuk mengirimkan surat itu kesemua orang. Itulah yang disebut efek berantai atau efek forward.

Ciri-ciri hoax lebih lanjut yaitu sebagai berikut :

1. Topik yang unik (misalnya komputer, kesehatan, keuangan, kemanusiaan, astronomi)
2. Masalah yang kira-kira akan membuat orang mengernyitkan dahi dan berupaya untuk memberitahukan kepada teman-temannya.
3. Menggunakan istilah-istilah ilmiah dan sudah diketahui banyak orang, beserta angka-angkanya.
4. Kadang ada alamat kantor berita di internet, supaya terlihat serius.
5. Ada kata-kata ajaib
6. Efek forward.


Apa yang harus dilakukan bila suatu berita terlihat seperti hoax ?

1. Tunda mengeklik tombol forward sampai bisa diyakini kebenaran beritanya.
2. Search google. Ketikkan judul berita tersebut dan tambahkan kata "hoax"
3. Tanyakan kepada orang yang benar-benar ahli
4. Telusuri setiap detail yang tercantum dalam berita. Jika disebutkan nama riset atau universitas tertentu, carilah di internet. Bila perlu hubungi institusi tersebut untuk mendapat klarifikasi.


Yang harus dilakukan jika terbukti hoax :


1. Hapus segera berita tersebut dari inbox
2. Jika memungkinkan, buat bantahan di media yang bisa di akses semua orang, misalnya internet atau surat pembaca
3. Stop membicarakannya kepada orang lain jika tidak ditanya. Bahasa lisan sangat mudah terdistorsi dan menghasilkan kebohongan baru.


Menghindari hoax :

1. Saat menulis apapun, posisikan diri sebagai pencari informasi, bukan pakar
2. Jangan membuat pernyataan bahaya jika tidak terlalu yakin kebenarannya
3. Bersikaplah skeptis terhadap semua berita, tidak ada berita yang benar sebelum benar-benar terbukti benar
4. Bertanggung jawab, meminta maaf dan menyatakan terus terang jika memang tulisan yang dibuat salah
5. Bila memungkinkan, hapus segera tulisan yang terbukti salah agar tidak terbaca oleh orang awam
6. Tanamkan dikepala kita bahwa tombol forward tidak digunakan untuk menyebar berita apapun.


Begitulah rimba raya internet. Informasi yang melimpah ruah tidak selamanya membantu orang, sebagian justru menyulitkan. Ada seorang blogger senior di Jakarta menyatakan, "Tidak selamanya internet membuat segalanya terang benderang,"

Ciri-ciri Hoax part 1

Mungkin sudah ada beberapa diantara kalian yang pernah membaca postingan saya yang membahas tentang bagaimana HOAX bisa berujung pada syirik? [klik sini]. Kali ini saya berniat melanjutkan penyebaran antivirus : antiHOAX kepada para sesama pengguna internet.... Kenapa bagi saya, penting untuk menginformasikan hal seperti ini?

HOAX adalah salah satu fenomena yang nampaknya SEPELE ["tinggal forward ke teman-teman aja, apa susahnya sih? ya dicoba aja, siapa tau beneran," dsb...] namun sesungguhnya merupakan salah satu PENYAKIT BERBAHAYA di dunia maya. Karena bisa menimbulkan keresahan jika lantas penerima email/pesan mempercayainya.


Untuk contoh HOAX dalam bahasa Indonesia, bisa klik deathlock[dot]wordpress[dot]com:

Ciri-ciri HOAX yang saya rangkum dari sini:


Ciri-ciri hoax yang disebutkan dibawah ini mencakup berbagai macam hoax, dari berita bohong tentang sesuatu yang urgent, hingga keajaiban yang terjadi jika kita menyebarkan ke jumlah orang tertentu.

1. Selalu memuat kata “PENTING! SEBARKAN KE ORANG LAIN” atau semacamnya


2. Sering memuat “Berita ini sudah menggemparkan kota XXX” atau “Berita ini sudah diklarifikasi oleh CNN”

3. Penjabarannya ’sok ilmiah’ atau rumit


4. Tidak ada sumber yang pasti atau justifikasi

“Mr. Allen Smith
Manager, Friendster
Note: This is the true e-mail of Mr. mith and this is not scam email like others.”

Disitu terdapat pembenaran bahwa yang mengirim adalah Pak Smith. Namun, kenyataannya sebenarnya bukan.

5. Korban yang tidak jelas
“3 wanita di Jakarta masuk rumah sakit karena…”

6. Sebarkan ke 10 orang, maka Anda akan mendapatkan kebahagiaan
Ciri lain hoax yang paling umum, sifatnya keajaiban. Angka-angkanya pasti mutlak, selalu dibatasi pada angka tertentu. Kalau memang membawa hal bagus, kenapa harus disebarkan ke jumlah orang tertentu?

7.Pada judul email, dibubuhi prefix “FW:”
Iya. Prefix FW yang merupakan akronim dari Forward dapat ditemui karena saking banyaknya dan saking seringnya pesan bohong ini diforward kemana-mana oleh sebagian besar orang. Dan, umumnya, seperti yang sudah sempat ditulis diatas, orang tidak membaca keseluruhan isi pesan tersebut (apalagi memodifikasi isinya) dan langsung melakukan apa yang disuruh oleh hoax itu: “Forward ke teman-teman Anda!”

=================

Demikian bagian pertama dari kutipan dan rangkuman saya tentang ciri-ciri hoax. Semoga bisa membantu mengurangi penyebar-luasan HOAX. Remember : writing a hoax could be categorized as an online crime! Spreading it is the beginning of the online-stupidity.....

Sabtu, April 11, 2009

the reason why I love blogging

Kenapa saya suka ngeblog? Ya karena saya bawel dan gemar bercerita, dan saya percaya bahwa setiap orang selalu bisa belajar dari pengalaman/ cerita orang lain. Bagaimana caranya? Ya lewat membaca cerita di blog orang lain!

Dan karena kadang saya suka mempostingkan cerita-cerita [semoga] lucu supaya orang bisa tertawa dan terhibur.